Eva Juliana Namaku. Manik Familly Nameku. aq ga tau apa arti namaku ini, pastinya aq lahir pada bulan Juli tepatnya tgl 16 pada thn 1985, y sekitar 27 thn yg lalu lah. tak terasa sisa hidupku tak akan lama lg. pastinya aq sudah terbilang tua. Sewaktu kecil, aq hidup dalam buaian Kasih sayang yg berlimpah dari ke 2 orang tuaku. Meski hidup ku dipenuhi dengan seribu aturan ini itu. Tapi ke 2 org tuaku tak membiarkan aku sendiri. Mereka menemani n slalu terbuka buat setiap kebutuhanku. hingga aq selalu tumbuh dlam ketergantungan akan org tuaku. Ingin rasanya aq Mandiri seperti anak-anak remaja yg lainnya, contohnya pergi keladang ambil kopi 1 kaleng, lalu dijual n duitnya buat diri sendiri. ambil kayu bakar sama teman-teman sambil tertawa n bercanda bersama-sama. Bagi ku itu hal yg indah yg harus dialami org seusia remaja di kampungku. tetapi ternyata hal itu dipandang rendah oleh ke2 orgtuaku, sehingga mereka tak sedetikpun mengijinkan aq bergabung dengan mereka. sehingga aq hidup dalam lingkungan rumahan saja. Pd saat itu orgtuaku beranggapan kalo organisasi keagamaan adalah yg terbaik buatku. kalo udah berbicara ato ada kegiatan mengenai keagamaan terutama berlokasi digereja,mereka langsung menanggapi positif hal itu. tanpa banyak kata lgsung setuju. hingga akhirnya hari-hariku hanya ada dalam lingkungan Rumah n Greja saja. tak pernah sedetik pun orang tuaku membenarkanku untuk memikirkan Cinta. sehingga ku tumbuh tanpa berharap punya cinta n merasakan namanya cinta....
kilas balik dengan cita-citaku sewaktu aq masih sekolah...........
SD inpress didesaku adalah pilihan orang tuaku dulu,maklumlah pada saat itu kan aq blum tau untuk memilih, namanya masih anak kecil, jadi yach ikut aja. disana aq diajari sampai aq tau baca tulis dll, selama 6 thn. hingga akhirnya aq memasuki bangku sekolah lanjutan pertama. orang tua memilihkan aq sekolah SLTP N 2. dengan alasan tak ingin bercampur dengan anak-anak kampung yg otaknya hanya se. rasa nya aq berontak dengan pilihan itu. bagiku bercampur dengan teman satu kampung itu adalah sesuatu yg indah, tapi kenapa yach selalu terbalik dengan anggapan org tuaku??? tetapi demi kebahagiaan mereka aq jalani hari-hari di sekolah pilihan org tuaku itu. selama 3thn aq juga didik disana. kalo di fikir2 banyak juga kisah yg terjadi disana. hanya 1 yg gak pernah aq alami yaitu aq gak pernah datang terlambat seperti yg lainnya.
3 tahun tak terasa,,,, aq bahagia karna aq mendapat nilai yg baik yang aq rasa itu bisa membawaku kesekolah lanjutan atas favoritku. semasa di SMP aq menitipkan harapanku untuk melanjut ke SMU di salah satu sekolah katolik favorit di kotaku. karna aq bercita-cita ingin menjadi seorang Bidan. aq rasa sekolah itu ada tepat bagiku. singkat cerita, aq lulus dengan nilai baik n bisalah masuk sekolah itu. aq senang n berharap kali ini orang tuaku berfikiran sama dengan ku..... hhhhhmmmmm lagi-lagi aq kecewa. Mereka malah memasukkan aq kesekolah lanjutan atas dimana semua satu kampung ku sekolah disana semua. wahhh.... aq tak tau harus merasakan perasaan apa... heran, senang tapi paling parah adalah kecewa.... tapi karna aq pernah beranggapan kalo sekolah bersama teman-teman satu kampung adalah hal yg istimewa bagiku, aq mencoba menguatkan diri n menerima semua keputusan orang tuaku... disana aq berharap aq bisa berbaur bersama semua orang. tetapi karna aq sudah terbiasa dengan Aturan n Nasehat ke2 org tua ku, semua itu aq abaikan. tak pernah sedetik pun aq berbaur dengan mereka hingga muncullah gelar bagiku ANAK MAMI. sebenarnya aq benci dengan gelar itu,,, karna setiap aq gabung dengan mereka,,, mereka selalu ejek aq dengan sebutan anak mami. oh betepa sedihnya hatiku. semua itu membuatku jadi terpuruk n pendiam. rasanya aq hidup sendiri tanpa ada teman. aq tidak tau harus merasakan apa, pastinya aq merasa terkucil dari teman-temanku. 3 thn lamanya, aq didik disana degn harapan bisa mencapai cita-citaku. rasanya sumpek sekali. memang benar nyatanya sesuatu yg indah itu didapat dengan penuh perjuangan. ternyata perjuanganku untuk menggapai cita-cita itu tak didukung oleh ekonomi org tuaku. singkat cerita aq lulus dengan hasil ujian yg sangat memuaskan.... kemudian ku mulai mencari sekolah yg aq inginkan bisa jalan untuk mencapai cita-citaku.... yach KETEMU. AKBID... dulu sekolah itu menjadi populer pada jamannya kami. tetapi lagi-lagi aq terbentur..........orang tuaku tak punya biaya..... aq sedih lagi n harus sedih terus.......
yach mungik ini sudah menjadi NASIB HIDUPKU......
aq terpaksa melanjutkan studiku disalah satu Universitas swasta di kota Medan.....
dengan rasa 1000 rasa, aq jalani hari-hari ku. tanpa disadari aq mendapati diriku STRESSS. tapi aq bersyukur juga karna Tuhan masih Sayng kepadaku. artinya Imanku telah menyelamatkan aq dari Stress itu. 2 semester aq merasa ada sesuatu yg mengikutiku. hingga ku sering melamun, menangis, merindu n bersedih. Entahlah, pastinya hal itu rasa nya membuatku tak nyaman. aq rasa aq ingin GILA, tapi karna Tuhan Menyelamatkanku aq bisa melewati semua itu n mulai menerima kalo saat itu aq tidak akan mungkin bisa jadi seorang BIDAN. kukubur dalam-dalam cita-cita itu dengan semangat pagi hari untuk mengikuti perkuliahan di jurusan sastra n bahasa inggris di Universitas itu. sesekali aq melihat teman2 satu angkatanku yg ingin sekali sepertiku tapi tak mampu, sehingga ku tetap bersyukur atas semua pilihan orang tuaku. aq mulai membuka hati untuk menjalani semua itu,,,, aq mulai mencari jati diriku. kumulai dari urusan HATiku yang mungkin selama ini tak pernah mengenal namanya CINTA. yach,,, berulang kali aq mencoba, berulang kali pula aq gagal hingga akhirnya mulai menutup hatiku n melihat peluang yg lain. yach aq mulai mencari pekerjaan untuk mengisi kekosongan hari-hariku. awalnya aq mulai kerja part time disalah satu usaha dagang org yg berbaik hati. tanpa disangka disana aq mulai menemukan seseorang yg aq rasa pas denganku. yach,,,, aq mulai menjalani hari-hariku sebagai seorang mahasiswa yang bekerja parttime dengan segudang organisasi di lingkungan kampusku.....
pada sat itu aq tak punya fikiran apa-apa. aq rasa aq sudah punya semuanya. tanpa aq sadari ternyata semua itu hanyalah sementara saja. aq tak menjaga semua yg aq punya dengan baik, hingga sat yg paling sedih aq rasakan. yach, aq punya kerja yang mengahasilkan segudang duit, aq sudah ada pacar,kuliahku slalu dapat beasiswa,seribu organisasi n pekerjaan menantiku. aq merasa diatas awan, sampai semua teman-temanku merasa iri dengan ku. tapi hanya ada satu kesedihan pada saat itu yang mungkin semua orang sudah tau n tak akan aq beberkan di DIARY ini (karna kisah nya terlalu panjang)....
ya sudahlah,,, aq akan lanjutkan dengan cerita lain. akhirnya tepat pada thn 2007............
aq akhiri untuk memanggil BAPA.......
selamanya aq tak akan memanggil sebutan itu lagi. aq mulai sedih. disaat aq tak punya fikiran n angan angan, justru disaat itu pula BAPAku harus pergi. oh,,, betapa hancurnya hati ini pada saat itu. dy belum sempat mengarahkan arah tujuan hidupku kemana,,,dengan seenaknya dy pergi begitu saja. aq tak tau harus berbuat apa. dengn kegundahan dalam hati plus masalah HATI aq meninggalkan semua keindahan dalam hatiku. sungguh,aq KALUT.
hingga detik ini,, aq belum mampu menentukan arah hidupku. aq takut kalo sampe aq mengecewakan BAPAku dengan menyianyiakan semua yg dy telah berikan padaku...
kini aq terpurukk tak ada seorang pun yg tau akan hal itu. bahkan suami n mamaku pun tak tau akan hal itu.
apakah ini kesalahanku?????? ato mungkinkah ini takdir hidupku?????
masih adakah jalan bagiku TUHAN?
mampukah aq menjalani ini semua?????
aq KALUT
aq GALAU
aq MENYESAL.................................
andai saja waktu bisa diulang kembali, rasanya aq tak ingin di lahirkan ke dunia ini..............
Eva Juliana Manik,,,, ??????????
adakah rahasia besar dalam hidup Eva Juliana Manik?????????????????
apakah aq hanya menunggu jawaban itu tanpa harus bertindak?????
hhhhhhhhhhhhmmmmmmmmmmmmmmmmmm