Suami adalah temn untk berbagi cerita susah, senang suka maupun duka. teman makan, minum, tidur dan teman eueu.... yach, bersama suamilah seharusnya semua yg kita rasa akan kita bagi.. disaat menangis,,,, ada pundaknya yg akan menjadi te4 untuk merebahkan diri. disaat stress yach ada kasih ayang yg kita curahkan kepadanya. yach maka akan terjadi suatu keharmonisan dalam rumah tangga. uuups,,, satu lagi yg paling penting.... menganggap keluarga kita adalah keluarganya n kekurangan kita adalah kekurangannya juga yang harus di perbaiki. Baru semua dikatakan MANTAP.
sebaliknya dengan kehidupanku dengan suamiku................
nah,, aq awali mulai dari thn 2010 tepatnya bulan agustus,aq memulai hidup baru dengan memasuku perkawinan kudus bersama pria pilihan hatiku yg telah lama ku pacari.
sebenarnya jujur dari dalam hati pernikahan dengan dy adalah hal yg terindah dalam hidupku.
tetapi semua terasa sirna begitu saja sejak kejadian di awal hari H penikahanku. sesuatu incident telah terjadi yang membuat hati ku benar-benar tak mampu menerimanya lg. Tetapi demi kelgku, demi gelar sarjana n org yg berpendidikan yg ditulis kan di keningku, demi masa depanku, aq RELA melanjutkan perjalanan pernikahan itu. hingga akhirnya aq memalui sejarah hidupku yg mungkin membuatku sangat shock....
hampir menjalani 2 thn sudah aq hidup bersamanya, bisa dibilang tertawa itu hanya lah sebuah sandiwara saja. bisa dibilang dalam 1th perkawinan yang ada 24 x pertengkaran yg sampai mengenai tangan n membuang ludah terhadapku. kata-kata kasar yg terucap berada pada standar yg sama. perbedaan pendapat hampir setiap jam artinya ada 24 jam 1 hari maka ada 24 kali pula lah perbedaan pendapat itu slalu ada. sehingga hari-hari itu hanya di penuhi oleh sandiwara. tak ada kebahagiaan. tak ada ketulusan hati. dulu aq mencintainya lebih dari apa pun dalam hidup ini. aq menuruti semua ucapannya. sampai aq melepaskan meninggalkan pekerjaan ku hanya untuk dy. aq tetap merasa bahagia asalkan dy senang. tetapi ternyata pengorbanan ku itu hanya lah sebuah tekanan besar dalam hidupnya. ternyata jauh didalam lubuk hatinya dy tidak terima, alhasil aq tetap menjadi bulan-bulanan emosi n kekecewaannya. hingga kata-kata kasar selalu menjadi ucapan kebiasaan bagi dy yang di ucapkan kepaku. oh,,, sungguh malang nasibku......... bukan hanya itu saja pukulan demi pukulan tamparan demi tamparan selalu melayang ke muka ini. terasa sangat semakin Malang. apa arti dari semua ini???? ini kah yang dinamakan CINTA??? inikah yg dinamakan berumah tangga???? aq tak tau hars menyimpulkan apa atas pertanyaan batin ku itu. pastinya di sebelah sana aq melihat rumah tangga yg di penuhi berkat dan kebahagiaan. Mungkin jawabnya hanya lah NASIB ku. kadang air mata akan menjadi teman setia ku. dialah menjadi saksi bisu atas semua kekecewaan n kesakitan atas perbuatannya. tak mampu aq berkata kepada siapa pun karna aq tau dimata mereka aq pasti salah....
malang sungguh NASIB mu Eva. tak pernah u bayangkan semua ini terjadi. SIAPAKAH yg berubah?????
aq menjadi seseorang yg tak berarti dalam hidupnya. aq seolah-olah menjadi duri dalam dagingnya n parahnya aq menjadi beban dalam hari-harinya. kalo sudah masalah ada, itu karna aq. kalo kemiskinan ini terjadi itu pun karna aq. semua kesedihan n stress dalam hidup dy adalah karna aq.... aq lagi lagi mengusap dada ini. apakah semua itu benar????? apakah memang aq membawa kesialan dalam hidupnya?????
tak pernah sepeserpun duit nya aq makan. bahkan untuk membeli baju pun aq tidak pernah. aq hanya mencari baju bekas (MONJA) yg harga nya hanya seribu perak. kadang batinku menjerit melihat keterpurukan hidupku sat ini. tapi tak ada aq persoalkan masalah kemiskinan ini. karna aq tau aq tidak memiliki pekerjaan maka aq hars tau diri. yg menjadi pergumulan berat dalam hati sat ini adalah mengapa dy menganggap aq sebagai beban berat dalam hidupnya..... bukan kah apa yg telah dipersatukan dalam Kasih Tuhan itu tidak boleh saling menganggap remeh????? kini hanya Doa lah yg mampu aq panjatkan. Semoga Tuhan memberi aq satu Kesempata untuk Berkarir kembali. agar aq tak lagi di sepelekan seperti sat ini.
tapi sungguh, pertanyaan demi pertanyaan muncul dalam benakku; apa kah DIA msh mau memberi kesempatan itu keopadaku, sementara aq sudah banyak mensia-siakan kesempatan yg telah di beri kepaku???? akan kah Tuhan mash mau mendengar DOA ku?? sementara aq banyak berdosa dgn mendoakan suamiku yg tidak-tidak?????
kalo hati ku tidak lg emosi,,, kadang aq menyesal dgn ucapan ku itu. tetapi kalo dy sudah berkata n berbuat kasar kepadaku,,, maka ingin rasanya aq mengucapkan kata-kata n doa itu. tapi sungguh,, bila tidak Emosi ingin rasanya aq Meminta maaf, tapi sayang Dendam masih meraja dalam hati ku. hingga sat ini.
semua ini curahan hatiku disaat aq tidak EMOSI...... berharap DIARI Blog ini bisa membantuku, untuk meringankan semua sesak di dalam dada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar