Setiap kali pergantian tahun terjadi, pasti
ada pembahasan mengenai resolusi setiap orang, setiap perusahaan, bahkan
setiap negara untuk tahun yang baru. Demikian juga dengan saya...
Menurut Stockdale, orang yang optimis itu
adalah orang yang berkata saya pasti akan bebas ketika hari Natal tiba.
Namun pada hari Natal tiba, tapi orang tersebut tidak bebas. Lalu orang
itu kembali berkata bahwa saya dengar satu bulan lagi saya akan
dibebaskan, dan satu bulan berlalu tapi ia tidak bebas. Pada akhirnya,
orang tersebut mati bukan karena disiksa pada saat menjadi tawanan, tapi
karena kehilangan keyakinan bahwa pada akhirnya dia akan bebas. Ia
akhirnya menyerah pada diri sendiri dan mati.
Dari pengalaman
luar biasa Jim Stockdale, saya mempelajari sebuah hal menarik, yaitu
meskipun seseorang itu optimis, tapi bila hal yang ia inginkan tidak
berhasil diraih berkali-kali, ia dapat kehilangan keyakinannya. Meski
begitu, keyakinan bahwa ia akan berhasil adalah sebuah sikap pemikiran,
bahwa apa pun yang terjadi akan menjadi pembelajaran dan pengalaman, dan
keberhasilan adalah tujuan dari semula yang ingin diraih.
Marilah membedakan sikap optimis dan
positif. Pemikiran positif adalah pemikiran yang tidak kehilangan tujuan
semula, dan ketika kegagalan menghampiri, kita siap untuk bangkit dan
tidak mengulanginya.
Ini sama halnya dengan resolusi tahun baru
yang ingin saya raih dan capai. Tentunya saya juga memiliki resolusi
pada awal tahun lalu, dan ternyata setelah saya evaluasi hari ini
ternyata resolusi tersebut tidak tercapai, saya harus tetap berada dalam sebuah
pemikiran yang positif, dan melihat apa yang harus saya pelajari, supaya saya tidak lagi mengulangi hal-hal yang telah menjatuhkan saya pada
kegagalan.
Apa pun target dan kesuksesan yang ingin saya
raih adalah sebuah bagian dari kerangka positif yang ingin saya wujudkan. Namun bila melihat kenyataan yang sedemikian pahitnya, yang saya perlukan adalah sebuah keberanian untuk menghadapinya, dan percaya
bahwa suatu hari nanti, apa yang saya impikan akan terwujud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar